PENGERTIAN BIOFLOC

Biofloc terdiri dari dua suku kata yakni “BIO” yang berati HIDUP dan suku kata “FLOC” yang berate KUMPULAN atau GUMPALAN. Biofloc berarti kumpulan kehidupan. Ini diartikan bahwa kumpulan mikroorganisme yang berkumpul dan bergumpal menjadi floc. Ukuran bias sangat kecil ataupun dapat dilihat secara kasat mata. Namun untuk mengetahui kandungan biofloc tersebut diperlukan pengamatan dengan menggunakan mikroskop. Dalam budidaya ikan, biolfoc akan tersebar diseluruh kolom perairan serta akan banyak menempel pada permukaan-permukaan dinding kolam. Dulu sejarahnya biofloc digunakan untuk pengolahan limbah. Mikroorganisme ini digunakan sebagai agen yang dapat mengurai limbah secaramikrobiologi. Syarat utama biofloc adalah aerasi yang tinggi.

CONTOH APLIKASI BIOFLOC

video tersebut sebagai contoh biofloc nila di mexico

 

KANDUNGAN BIOFLOC

Berdasarkan informasi yang kami olah, biofloc terdiri atas partikel serat organik yang kaya akan selulosa, partikel anorganik berupa kristal garam kalsium karbonat hidrat, biopolymer (PHA), bakteri, protozoa, detritus (dead body cell), ragi, jamur dan zooplankton.  mikroorganisme yang mampu membentuk bioflocs diantaranya yaitu

  • Bacillus cereus
  • Bacillus subtilis
  • Escherichia intermedia
  • Flavobacterium
  • Paracolobacterium aerogenoids
  • Pseudomonas alcaligenes
  • Sphaerotillus natans
  • Tetrad dan Tricoda
  • Zooglea ramigera

     

GAMBAR BIOLFOC

Biofloc yang biasa juga kita sebut flokulan, dapat diamati melalui mikroskop. Maka akan terlihat seperti dibawah ini

biofloc diamati oleh mikroskop

biofloc diamati oleh mikroskop (sumber google)

Gambar 1. Biofloc dilihat dari mikroskop (sumber:researchgate.net)

Lalu bagaimanakah jika bioflok dilihat secara kasat mata maka akan terlihat seperi gambar 2 di bawah ini:

cara mengukur kadar biofloc

Mengukur kadar biofloc (sumber:google)

Gambar 2. Cone pengukur biofloc biasanya akan bagus pada 20-30 ml/liter

KELEBIHAN SISTEM BIOFLOK

Biofloc merupakan system budidaya ikan yang memiliki banyak kelebihan terutama bagi anda yang memiliki keterbatasan lahan. Biofloc merupakan teknologi masa depan yang akan semakin berkembang dan ramai diperbincangkan. Adapun kelebihan yang dirasakan adalah sebagai berikut :

  1. Biofloc sistem merupakan teknologi padat tebar tinggi
  2. Biofloc bisa diaplikasikan pada lahan yang minim air
  3. Biofloc bisa diaplikasikan di lahan-lahan sempit
  4. Biofloc bisa diaplikasikan di perkotaan sebagai bagian dari URBAN FARMING / SMART FARMING
  5. Biofloc dapat meminimalisir terjadinya penyakit karena didominasi mikroba menguntungkan
  6. BIofloc mudah dalam pengeloaannya dan tidak tergantung dengan unsur tanah
  7. Biofloc merupakan sistem yang higienis mengandalkan pakan standar pabrikan
  8. Biofloc dapat juga diberi pakan tambahan berupa tanaman air seperti azolla, lemna, woffia
  9. Biofloc memiliki produktifitas panen yang tinggi berkisar antara 15-40 kg/m3 air
  10. Biofloc menggunakan sedikit air karena prinsipnya mengubai kotoran ikan menjadi floc yang dapat dimakan oleh ikan
  11. Biofloc merupakan teknologi ramah lingkungan, kandungan air yang dibuang ke perairan sangat ramah lingkungan karena tidak beracun dan mengandung banyak mikroba pengurai seperti bacillus dsb
  12. Biofloc memiliki biaya investasi yang relative tidak mahal terutama berkembangnya terpal bundar
  13. Biofloc irit pakan dengan FCR yang baik dapat < 1
  14. Biofloc merupakan salah satu penerapan biosecurity pada ikan
  15. Biofloc merupakan sistem yang memelihara air yang relatif stabil dan tinggi kadar oksigen

KEKURANGAN SISTEM BIOFLOC

Biofloc selain juga memiliki kelebihan tentu juga memiliki kekurangannya. Diantaranya kekurangan sistem biofloc yaitu :

  1. Perlu sumber power listrik pada lahan anda
  2. Tergantung dengan listrik
  3. Wajib memiliki genset, untuk menghindari terjadinya mati listrik oleh PLN
  4. Tinggi aerasi yaitu dengan standar yang baik adalah 7 – 15 watt per m3 air

JENIS IKAN YANG BISA DIKEMBANGKAN DALAM SISTEM BIOFLOK

Berdasarkan informasi yang kami olah di Indonesia maupun luar negeri, banyak jenis ikan yang dipelihara secara biofloc diantaranya yaitu :

  1. Udang vaname
  2. Ikan nila (sangat direkomendasikan)
  3. Ikan Papuyu
  4. Ikan Patin
  5. Ikan Mas
  6. Ikan Lele
  7. Ikan Nilem
  8. Ikan Koi

Kepadatan padat tebar pada biofloc untuk setiap jenis ikan akan berbeda. Sebelum anda mempraktekannya ada baiknya anda memperdalam kembali sistem biofloc pada tiap jenis ikan yang dibudidayakan.

TATA CARA PEMBUATAN BIOFLOC SEBAGAI PERSIAPAN AIR

Biofloc sebagai sistem intensif sangat ditentukan saat persiapan air. Berikut tahapannya :

  1. Bersihkan wadah pemeliharaan dan desinfeksi wadah
  2. Isi wadah dengan air ketinggian 80 cm – 100 cm
  3. Nyalakan sistem aerasi standar 7 watt-15/ton air atau per m3 air, sebar titik aerasi untuk memungkinkan pengadukan air secara merata
  4. Tambahkan molase atau tetes tebu dengan dosis 250 ml/m3 air untuk meningkatkan kadar karbon
  5. Pada malam hari tambahkan kapur CaCO3 150gr/m3
  6. Tambahkan juga garam krosok (garam kasar/garam pindang) 1-3 ppt atau 1-3 gr/Liter air berarti 1 kg – 3 kg/m3 air
  7. Biarkan 1-2 hari dalam keadaan teraerasi, bioflok akan lebih bagus dalam kondisi terkena cahaya matahari
  8. Tambahkan probiotik biofloc 5-7 ml/m3 air (klik disini untuk melihat probiotik biofloc)
  9. Biarkan air tadi selama 7-11 hari semenjak diisi bakteri atau probiotik dalam keadaan teraerasi nonstop
  10. Bioflok sukses terjadi jika air berwarna bening kecoklatan dan dinding kolam licin banyak lendir.
  11. Perawatan air setiap 10 hari tambahkan probiotik 5-10 ml/m3
  12. Jika nafsu makan ikan turun, buang air dasar 5 cm. lalu tambah air 5 cm tersebut dengan air baru. Jika ada pembuangan air dasar lakukan sebelum penambahan probiotik susulan.
  13. Sebaiknya pembudidaya system bioflok mempunyai genset. Karena kepadatan ikan yang sangat padat tidak dapat mentolerir kematian listrik lebih dari 2 jam.

PENEBARAN BENIH IKAN NILA PADA BIOFLOC

  • Ikan nila sesuai ukuran, ditebar pada pagi hari umumnya ikan nila yang ditebar ukuran 50 ekor per kg
  • Ikan sebaiknya dilakukan karantina terlebih dahulu di bak karantina khusus sebelum masuk bioflok 3-5 hari
  • Ambil hanya benih ikan nila sehat saja
  • Kepadatan pembesaran nila berkisar 100 ekor/m3 pada lele bisa 500 ekor/m3 pada ikan lain akan berbeda
  • Misal Kolam bundar ukuran 3 meter volume air 7 m3
  • Berarti diisi benih ikan nila sebanyak 700 ekor
  • Estimasi panen pembesaran 100-140 kg jika dipanen sekilo isi 5
  • Di Israel biofloc sudah mampu menghasilkan nila 20-30 kg/m3 dengan standar aerasi 15 watt/m3
  • Setelah ikan ditebar ikan dipuasakan 1-3 hari lalu diberi makan pellet yang difermentasi.

PEMBERIAN PAKAN PADA SISTEM BIOFLOC

Program pemberian pakan pada biofloc akan sangat bergantung kepada jenis ikan yang dibudidayakan, namun poin pentingnya yaitu :

  • Gunakan jenis pakan sesuai peruntukannya, misalnya nila membutuhkan protein 24-30%
  • Sebaiknya menggunakan pakan ikan terapung supaya mudah dalam pengontrolan kelebihan pakan
  • Pada saat pakan di tebar ikan makan pellet, pada saat tidak ikan akan memakan floc sepanjang waktu
  • Jumlah pakan yang diberikan dianjurkan 1% – 1.5% biasanya 3% . Pembatasan pakan dimaksudkan agar ikan memakan floc di sekitar perairan
  • Dapat ditambahkan pakan tambahan seperti azolla, lemna, dan wolffia. Namun jangan mengurangi pakan utama pellet
  • Pelet ikan sebaiknya difermentasikan terlebih dahulu 3 hari sebelum diberikan
  • Pemberian pakan dilakukan pagi, siang dan sore
  • Setiap seminggu sekali ikan dipuasakan